Sosok / Berita

Polwan Ini Sukses Taklukkan Puncak Gunung Cartenz

akurat logo
Miftahul Munir
Rabu, 23 Agustus 2017 15:59 WIB
Share akurat gplus
 
Ketua Tim Ekspedisi Pendakian AKBP Siwi Erma Andriyani.
Ketua Tim Ekspedisi Pendakian AKBP Siwi Erma Andriyani.
(AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Polisi Wanita (Polwan) membuktikan ketangguhannya menaklukkan Puncak gunung tertinggi‎ di Indonesia Cartenz di Jaya Wijaya Papua. Ke-24 Polwan yang berhasil menaiki puncak gunung mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Bahkan, Polri mendapatkan dua piagam dari MURI karena merayakan HUT Kemerdekaan ke 72 RI di puncak gunung tertinggi. Tentunya dalam pencapaian puncak tersebut banyak cerita dan pengalaman. Salah satunya diungkap Ketua Tim Ekspedisi Pendakian AKBP Siwi Erma Andriyani.

‎"Gunung dengan ketinggian 4.884 meter dari permukaan laut itu sebenarnya tidak disarankan untuk pendaki yang minim pengalaman. Karena selain kondisi cuaca Papua yang mudah berubah, bahaya longsor pun jadi kendala bagi mereka para pendaki yang hendak naik kesana," kata Siwi Erma Andriyani.

Ia menjelaskan, para Polwan ini sebelum mendaki diseleksi dari 120 menjadi 24 Polwan. Dia mengaku persiapan sebelum mendaki Cartenz sebenarnya sudah dilakukan selama kurang lebih 3 bulan, yaitu dengan melakukan latihan pendakian maupun panjat tebing di daerah Sukabumi dan Citata.

Kendati begitu, menurut dia, gunung Cartenz memiliki karakteristik alam yang berbeda dengan gunung-gunung di Pulau Jawa. Pasalnya, Siwi sudah berpengalaman menaklukan gunung di Pulau Jawa.

"Tetapi yang kita hadapi hal baru di Cartenz adalah, masalah cuaca di Papua 5 menit cuaca bisa berubah 3 sampai dengan 4 kali dan lebih perubahan cuaca seperti panas terang-benderang lalu badai salju, lalu hujan, hujan es dan lain sebagainya Itu pengalaman kami yang tidak kami terdapat di pulau Jawa," ungkap dia.

Setiap tapak yang mereka langkahkan, semakin tinggi jarak yang ditempuhnya. Otomatis kadar oksigen di gunung tersebut semakin rendah. Namun, tekanan udara yang dirasakan semakin besar.

"Sehingga itu mungkin tantangannya untuk kita aklimatisasi di sana. Pergerakan di gunung dengan ketinggian 2000 sampai dengan 3000 tidak sama dengan 4000 pergerakannya akan sangat lambat karena kita harus mengatur nafas," katanya.

Dari pendakian tersebut, Siwi dan para Polwan lain mengaku belajar mengenai kebersamaan, bagaimana bertanggung jawab, kepemimpinan, dan bagaimana menghadapi alam tidaklah boleh sombong.

"Karena kita mengalami betul ketika kita sombong maka alam tidak akan bersahabat dengan kita itu pelajaran yanh kita dapatkan," tukasnya. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Pancasila Bisa Menjadi Role Model Kerukunan Internasional

Jumat, 24 November 2017 21:43 WIB

Sekretaris Jenderal Religion of Peace, Kyoichi Sugino menilai Pancasila bisa menjadi role model dalam membangun negara dalam perbedaan


Dituding Sudutkan Setya Novanto, Doli Kurnia Dipolisikan

Jumat, 24 November 2017 21:35 WIB

Politisi Partai Golkar, Johnson Silitonga melaporkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia


Presiden Kedua Zimbabwe Dilantik, Mnangagwa: Saya Tidak Lupa pada Rakyat

Jumat, 24 November 2017 21:32 WIB

Saya tidak lupa pada banyak rakyat Zimbabwe dari berbagai ras dan kekuatan politik yang membantu menciptakan hari ini


Pemprov DKI Ingin Kerja Sama dengan PT Pindad

Jumat, 24 November 2017 21:29 WIB

Pemprov DKI Jakarta berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pindad untuk pengadaan alat-alat berat.


Madu Bisa Dipadukan dengan 6 Bahan Ini untuk Bantu Kesehatan Rambut

Jumat, 24 November 2017 21:26 WIB

Berikut beberapa bahan alami yang dipadukan dengan madu agar rambut kamu tidak rapuh.


KPK Terima Daftar Saksi yang Meringankan Setnov

Jumat, 24 November 2017 21:24 WIB

Kuasa hukum Setya Novanto menurunkan delapan orang saksi dan empat orang ahli yang meringankan Setnov


DPD Partai Golkar Jabar Desak Ridwan Kamil Tentukan Wakilnya

Jumat, 24 November 2017 21:23 WIB

Itu domainnya DPP. Suratnya saya belum baca


Banyak Lakukan Blunder, Ahsan/Rian Dikandaskan Ganda Jepang

Jumat, 24 November 2017 21:18 WIB

Indonesia hanya mengirimkan dua wakil saja ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.


Frans Magnis: Selain Pancasila, ini Dua Hal Perekat Kebangsaan

Jumat, 24 November 2017 21:17 WIB

Tiga langkah yang dilakukan Indonesia dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, pertama adalah Pancasila


Serangan Militan di Masjid Al-Rawda Tewaskan 155 Jamaah

Jumat, 24 November 2017 21:14 WIB

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu


Lawan Indonesia, Skuat Guyana Kombinasi Pemain Muda dan Senior

Jumat, 24 November 2017 21:06 WIB

Guyana membawa 19 pemain ke Indonesia.


Pengamat Nilai Calon Ketum Baru Partai Golkar Harus Dapat Restu Jokowi

Jumat, 24 November 2017 21:00 WIB

Pasti kepentingan presiden juga ada


Tinggalkan Malaysia, RD Kembali ke Pelukan Mantan

Jumat, 24 November 2017 20:51 WIB

Pelatih yang sempat memberikan gelar juara double winner tahun 2007 ke SFC ini dikontrak hingga dua tahun ke depan.