Sosok / Berita

Cerita Soleh yang Kapok Gunakan Narkoba

akurat logo
Miftahul Munir
Sabtu, 09 September 2017 17:03 WIB
Share akurat gplus
 
Warga binaan Lapas Cipinang
Warga binaan Lapas Cipinang
(AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Soleh (28) salah satu warga binaan Lapas ‎Cipinang Klas II A, Jakarta Timur mengaku bersyukur selama berada di dalam tahanan. Pasalnya, selain bisa mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa, dirinya juga bisa memiliki keterampilan yakni membuat kerajinan tas untuk di jual di luar Lapas.

Ditemui Akurat.co dalam Lapas Cipinang, Soleh bercerita bahwa dirinya terlibat kasus narkoba jenis sabu pada tahun 2016 silam. Ia pun tak pernah terpikir bakal menjalani hidupnya di dalam bui.

"Saya waktu itu habis pulang ngaji Jam 23.00 WIB, ditelepon sama temen untuk datang ke kost nya di sini daerah Cipinang‎. Saya di dalam dikasih rokok, terus temen saya pergi beli makan martabak," kata dia, Sabtu (9/9).

Namun naas bagi Soleh yang tidak mengetahui kalau dirinya sudah dijebak oleh temannya sendiri. Sebab, di balik bungkus rokok tersebut terselip satu bungkus sabu dengan berat 0,30 gram.

"Tiba-tiba polisi datang dengan menodongkan pistol nyuruh saya angkat tangan, saya kaget dong. Gak taunya itu dibungkusan rokok ada narkoba. Saya udah jawab jujur padahal kalau itu bukan punya saya tapi punya temennya yang ngekost di situ," terangnya.

Namun, karena aparat kepolisian enggan mendengar omongannya. Ia pun pasrah dan didesak untuk mengakui perbuatannya. Soleh yang merupakan warga asli Lenteng Agung ini pun mengikhlaskan untuk menjalani hukuman selama 4 tahun enam bulan.

‎"Saya baru menjalani hukuman 1 tahun enam bulan. Insya Allah tahun depan pulang karena ada remisi kan. Saya ga tahu tuh teman saya kemana udah ketangkap apa belum," tutur dia.

Soleh yang mengaku sebagai cucu penyanyi legendaris Ellya Khadam ini harus merasakan kesedihan lain lantaran sang istri mengunggat cerai karena malu memiliki suami di penjara.

"Waktu di Polres (Jakarta Timur) itu dia masih belum cerai dan sering jenguk. Tapi pas saya divonis dan dipindahin ke sini, tiba-tiba saya mendapatkan surat dari Pengadilan Agama Tangerang sidang cerai," ungkap dia.

Ia pun semakin te‎rpuruk menjalani hari-harinya di dalam lapas. Setiap hari ia hanya bisa meratapi nasibnya, tak makan, tak sholat, melamun. Beruntung, ia memiliki keluarga baru di dalam lapas yang terus menasehatinya. Meski sulit bangkit dan menerima kenyataan, ayah satu anak ini pun mencari kesibukan agar tak terus kepikiran mantan istrinya yang kini sudah menikah lagi paska 4 bulan berpisah darinya.

"Anak saya cewe satu sama mamah saya usianya 4 tahun. Ya saya nyesellah sekarang saya udah jera," terang dia.

Selama berada di dalam Lapas, Soleh mulai menggeluti pembuatan tas wanita. Ia belajar beberapa bulan lalu dari seorang pengerajin tas yang dipanggil oleh pihak lapas untuk memberikan keterampilan kepadanya dan beberapa orang lainnya.

Satu tas yang dibuatnya itu bisa dijual dari harga ratusan ribu sampai jutaan, tergantung dari kesulitan pembuatannya. Hasil penjualan itu, ia mendapatkan 10 sampai 20 persen yang diberikan oleh pihak Lapas.

"Saya di sini cuma buat aja, ada bahan dan keinginan seperti apa kita buat, terus nanti yang pasarin barang ini orang lapas," ucap dia sambil membuat tas.

Ketika keluar Lapas nanti, ia mengaku sudah jera dan tidak mau menggunakan narkoba lagi. Sebab, gara-gara narkoba, masa depan dan kehidupan rumah tangganya berantakan.

"Dulu saya usaha jus di depan Alfamart Lenteng Agung, gara-gara saya di penjara tutup. Insya Allah saya mau bangun usaha lagi, entah itu buat tas atau usaha jus lagi yang penting ada modalnya dulu," kata Soleh mengakhiri. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ini Alasan Jokowi Produksi Ulang Film G30S/PKI Menurut Wiranto

Sabtu, 23 September 2017 01:39 WIB

Jangan diplintir, Presiden itu sangat jernih membaca tren masyarakat saat ini.


Ulang Tahun ke-100 Asima Chatterjee Dirayakan Google Doodle

Sabtu, 23 September 2017 01:34 WIB

Ketika Dr. Asima Chatterjee tumbuh di Calcutta pada tahun 1920 dan 1930an, hampir tidak pernah terjadi bagi perempuan untuk belajar kimia.


Rektor UPN: Bela Negara Perlu Ditanamkan di Perguruan Tinggi

Sabtu, 23 September 2017 01:18 WIB

Geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menjadikan negeri ini berada di posisi strategis.


DPR Bersama Pemerintah Diharapkan Ratifikasi Larangan Senjata Nuklir

Sabtu, 23 September 2017 01:05 WIB

Kami berharap traktat itu tidak sekadar ditandatangani namun juga harus segera diratifikasi.


Kementerian Desa Sumbangkan Mobil untuk Enam Desa di Bangka Belitung

Sabtu, 23 September 2017 01:00 WIB

Bantuan mobil tersebut untuk memudahkan akses khususnya desa yang terisolasi.


MUI Pantau Kegiatan Aliran Sesat di Kotawaringin

Sabtu, 23 September 2017 00:45 WIB

MUI masih memantau masalah ini, belum sampai mengeluarkan fatwa.


Buka Kejurnas Karate, Panglima TNI: Saatnya Kita Raih Prestasi Emas Dunia

Sabtu, 23 September 2017 00:30 WIB

Dalam menghadapi pertandingan, para atlet harus latihan dengan keras, disiplin, pantang menyerah dan mempunyai semangat baja.


Pilgub Jabar, Idrus Marham: Partai Golkar Tetap Kedepankan Kader

Sabtu, 23 September 2017 00:16 WIB

Partai Golkar dalam menentukan paslon (pasangan calon) yang diusung pada setiap pilkada telah diatur dalam juklak.


Tersangka Penerima Moge Telah Diperiksa Majelis Etik BPK

Sabtu, 23 September 2017 00:14 WIB

BPK mengetahui pelanggaran hukum dan pelanggaran etik terhadap oknum pemeriksa BPK.


Menteri Amran Sebut Stok Beras Nasional Aman

Sabtu, 23 September 2017 00:01 WIB

Kekeringan tidak mengganggu stok beras nasional.


Panglima TNI: Jaga Terus Amanah dan Kepercayaan Rakyat

Jumat, 22 September 2017 23:46 WIB

Berkat kepedulian, kesungguhan dan ketulusan hati segenap para Perwira TNI, kini bisa mencapai kepercayaan masyarakat.


Mahasiswa Desak Pemerintah Atasi Krisis Rohingya

Jumat, 22 September 2017 23:31 WIB

Mahasiswa menilai konflik yang terjadi di Myanmar bermuatan politik dan agama.


Ini Data Pemilik Mobil Koruptor yang Dilelang KPK

Jumat, 22 September 2017 23:31 WIB

Untuk barang yang belum laku dilelang, kemungkinan untuk dilelang kembali, karena lelang dilakukan setiap tahun.


Panglima TNI: Nobar G30S/PKI Itu Urusan Saya, Menhan Tak Punya Kewenangan Terhadap Saya

Jumat, 22 September 2017 23:25 WIB

Kalau prajurit saya itu urusan saya.


Mahasiswa Korban Pengeroyokan Ditahan, DPR Minta Keadilan Ditegakan

Jumat, 22 September 2017 22:58 WIB

Semoga keadilan akan tegak di Bumi Indramayu ini.