Sosok / Berita

Basofi Salah Satu Gubernur yang Ramah, dan Pernah Menciptakan Lagu Dangdut

akurat logo
Yudi Permana
Senin, 07 Agustus 2017 16:33 WIB
Share akurat gplus
 
 Basofi Sudirman
Basofi Sudirman
(ANTARAFOTO)

AKURAT.CO, Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Itulah ucapan turut berduka cita yang bisa disampaikan kepada almarhum mantan Gubernur Jawa Timur Basofi Sudirman. Almarhum meninggal dunia di usia 77 tahun karena sakit, dan dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta pada Senin pukul 10.58 WIB.

Basofi meninggalkan seorang istri dan tiga anak, yaitu satu putri dan dua putra.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini merupakan purnawirawan TNI AD berpangkat mayor jenderal. Basofi memiliki nama lengkap Mayor Jenderal TNI (Purn) Moch Basofi Sudirman. 

Basofi lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 20 Desember 1940. Dan meninggal pada 7 Agustus 2017.

Dimasa perjalanan karirnya, ia pernah menjabat sebagai Kasdam I/Bukit Barisan pada 1986-1987.

Kemudian setelah menyelesaikan dinas di militer, Basofi langsung terjun ke dunia politik dengan menjadi Wakil Gubernur Jakarta pada tahun 1987-1992.

Setelah itu kemudian Basofi menjadi Gubernur Jawa Timur pada periode 1993-1998. Semasa menjadi Gubernur Jawa Timur, Basofi terkenal tegas dan disegani.

Selain itu, pada saat menjadi Gubernur Jawa Timur, pria yang mempunyai suara merdu ini juga dikenal dekat dengan rakyat bawah. Sosoknya yang ramah, membuatnya jadi populis di mata publik.

Basofi juga dianggap sebagai Gubernur Jawa Timur yang peduli dengan para seniman, terutama seni pertunjukan. Dia juga dekat dengan para seniman Jawa Timur.

Bahkan, beberapa tahun yang lalu, Basofi ikut main dalam pertunjukan ketoprak yang berlangsung di Jakarta.

Perjalan karirnya tidak hanya itu saja, Basofi yang dikenal pernah membuat lagu dangdut dengan single berjudul “Tidak Semua Laki-laki”.

Akibat dari lantunan musik yang diciptakan, nama Basofi mendadak terkenal dikancah nasional pada tahun 90-an. Tak hanya mengeluarkan single 'Tidak Semua Laki-laki', Basofi juga pernah menelurkan single lain berjudul 'Hanya Kau yang Kupilih.

Bahkan bisa dikatakan Basofi pernah berkarir dalam dunia musik dangdut, namun itu tidak lama waktunya.

Basofi Sudirman merupakan Putra dari Letjen TNI (Purn) H. Soedirman yang merupakan tokoh terkenal di Bojonegoro, dan merupakan pahlawan nasional dari Kabupaten Bojonegoro.

Berkat pengaruh ayahnya, sejak kecil Basofi sudah mempunyai cita-cita menjadi tentara."Bapak selalu mengajak saya melihat-lihat kegiatan militer seperti tentara latihan. Saya melihat kebesaran bapak saya di dunia kemiliteran itu, sehingga otomatis di benak saya nggak ada yang lain kecuali ingin jadi tentara." Itu sepatah kata yang pernah diucapkan Basofi ketika masih kecil.

Sebagian cara hidup yang biasanya dialami tentara juga sudah sering dialami Basofi sejak kecil. Hal itu yang membuat Basofi menjadi orang disiplin dalam mengatur waktu.

Pada masa revolusi, Basofi kecil sudah sering harus ikut mengungsi. Setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, ia masih harus berpindah-pindah karena tugas ayahnya sebagai tentara yang menghendaki begitu.


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ulang Tahun ke-100 Asima Chatterjee Dirayakan Google Doodle

Sabtu, 23 September 2017 01:34 WIB

Ketika Dr. Asima Chatterjee tumbuh di Calcutta pada tahun 1920 dan 1930an, hampir tidak pernah terjadi bagi perempuan untuk belajar kimia.


Rektor UPN: Bela Negara Perlu Ditanamkan di Perguruan Tinggi

Sabtu, 23 September 2017 01:18 WIB

Geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menjadikan negeri ini berada di posisi strategis.


DPR Bersama Pemerintah Diharapkan Ratifikasi Larangan Senjata Nuklir

Sabtu, 23 September 2017 01:05 WIB

Kami berharap traktat itu tidak sekadar ditandatangani namun juga harus segera diratifikasi.


Kementerian Desa Sumbangkan Mobil untuk Enam Desa di Bangka Belitung

Sabtu, 23 September 2017 01:00 WIB

Bantuan mobil tersebut untuk memudahkan akses khususnya desa yang terisolasi.


MUI Pantau Kegiatan Aliran Sesat di Kotawaringin

Sabtu, 23 September 2017 00:45 WIB

MUI masih memantau masalah ini, belum sampai mengeluarkan fatwa.


Buka Kejurnas Karate, Panglima TNI: Saatnya Kita Raih Prestasi Emas Dunia

Sabtu, 23 September 2017 00:30 WIB

Dalam menghadapi pertandingan, para atlet harus latihan dengan keras, disiplin, pantang menyerah dan mempunyai semangat baja.


Pilgub Jabar, Idrus Marham: Partai Golkar Tetap Kedepankan Kader

Sabtu, 23 September 2017 00:16 WIB

Partai Golkar dalam menentukan paslon (pasangan calon) yang diusung pada setiap pilkada telah diatur dalam juklak.


Tersangka Penerima Moge Telah Diperiksa Majelis Etik BPK

Sabtu, 23 September 2017 00:14 WIB

BPK mengetahui pelanggaran hukum dan pelanggaran etik terhadap oknum pemeriksa BPK.


Menteri Amran Sebut Stok Beras Nasional Aman

Sabtu, 23 September 2017 00:01 WIB

Kekeringan tidak mengganggu stok beras nasional.


Panglima TNI: Jaga Terus Amanah dan Kepercayaan Rakyat

Jumat, 22 September 2017 23:46 WIB

Berkat kepedulian, kesungguhan dan ketulusan hati segenap para Perwira TNI, kini bisa mencapai kepercayaan masyarakat.


Mahasiswa Desak Pemerintah Atasi Krisis Rohingya

Jumat, 22 September 2017 23:31 WIB

Mahasiswa menilai konflik yang terjadi di Myanmar bermuatan politik dan agama.


Ini Data Pemilik Mobil Koruptor yang Dilelang KPK

Jumat, 22 September 2017 23:31 WIB

Untuk barang yang belum laku dilelang, kemungkinan untuk dilelang kembali, karena lelang dilakukan setiap tahun.


Panglima TNI: Nobar G30S/PKI Itu Urusan Saya, Menhan Tak Punya Kewenangan Terhadap Saya

Jumat, 22 September 2017 23:25 WIB

Kalau prajurit saya itu urusan saya.


Mahasiswa Korban Pengeroyokan Ditahan, DPR Minta Keadilan Ditegakan

Jumat, 22 September 2017 22:58 WIB

Semoga keadilan akan tegak di Bumi Indramayu ini.


Geopark Rinjani NTB Jadi Tuan Rumah Simposium APGN 2019

Jumat, 22 September 2017 22:46 WIB

Provinsi NTB jadi tuan rumah Asia Pasific Geopark Networks (APGN) Symposium 2019 dibacakan dalam penutupan 5th APG Symposium di Zhijindong.